Hikmah dan Kisah Asmaul Husna Ar-Rahim



Ar-Rahim adalah salah satu dari Asmaul Husna, atau nama-nama indah Allah SWT. Ar-Rahim memiliki arti Maha Penyayang. Allah SWT bersifat Ar-Rahim karena Dia selalu menyayangi dan mengampuni hamba-hamba-Nya, baik yang beriman maupun yang tidak beriman. Allah SWT juga bersifat Ar-Rahim karena Dia menciptakan seluruh makhluk-Nya dengan penuh kasih sayang.

Kisah Nabi Nuh A.S. Berdakwah Kepada Kaumnya

Ada banyak kisah yang dapat menggambarkan hikmah dari Asmaul Husna Ar-Rahim. Salah satu kisah tersebut adalah kisah Nabi Nuh AS. Ketika Nabi Nuh AS berdakwah kepada kaumnya, mereka tidak percaya dan bahkan mereka mendustakan kenabiannya. Nabi Nuh AS sangat sedih dan hampir putus asa. Namun, Allah SWT memberikannya kekuatan dan kesabaran. Allah SWT juga mengampuni doa Nabi Nuh AS dan menyelamatkannya beserta umatnya yang beriman dari banjir besar.

Kisah lain yang dapat menggambarkan hikmah dari Asmaul Husna Ar-Rahim adalah kisah Nabi Yunus AS. Nabi Yunus AS diutus oleh Allah SWT untuk berdakwah kepada penduduk Niniwe. Namun, penduduk Niniwe tidak mau mendengarkan dakwahnya dan bahkan mereka mengusirnya. Nabi Yunus AS sangat marah dan pergi meninggalkan Niniwe. Namun, Allah SWT tidak memarahi Nabi Yunus AS. Allah SWT justru mengampuni doa Nabi Yunus AS dan menyelamatkan penduduk Niniwe dari azab yang telah ditimpakan kepada mereka.

Kisah-kisah tersebut menunjukkan bahwa Allah SWT adalah Maha Penyayang. Dia selalu mengampuni hamba-hamba-Nya yang berdosa dan Dia selalu memberikan pertolongan kepada hamba-hamba-Nya yang membutuhkan. Oleh karena itu, kita sebagai hamba Allah SWT harus selalu bersyukur dan bertakwa kepada-Nya. Kita juga harus selalu berbuat baik kepada sesama manusia dan menjaga lingkungan hidup. Dengan demikian, kita akan mendapatkan kasih sayang Allah SWT di dunia dan akhirat.

Pesan Moral Untuk Ananda

Pesan moral Asmaul Husna Ar-Rahim dari kisah diatas adalah sebagai berikut:

  1. Allah SWT selalu mengampuni hamba-hamba-Nya yang bertobat.
  2. Allah SWT tidak pernah meninggalkan hamba-hamba-Nya yang dalam kesulitan.
  3. Allah SWT selalu memberikan pertolongan kepada hamba-hamba-Nya yang membutuhkan.
  4. Allah SWT selalu menyayangi seluruh makhluk-Nya.
  5. Kita sebagai hamba Allah SWT harus selalu bersyukur dan bertakwa kepada-Nya.
  6. Kita harus selalu sabar dan tidak mudah putus asa.
  7. Kita harus selalu berbuat baik kepada sesama manusia dan menjaga lingkungan hidup.

Kisah Nabi Yunus AS dapat menjadi pelajaran bagi kita untuk selalu bertakwa dan taat kepada Allah SWT. Nabi Yunus AS adalah seorang nabi yang diutus oleh Allah SWT untuk berdakwah kepada penduduk Niniwe. Namun, penduduk Niniwe tidak mau mendengarkan dakwahnya dan bahkan mereka mengusirnya. Nabi Yunus AS sangat marah dan pergi meninggalkan Niniwe. Namun, Allah SWT tidak memarahi Nabi Yunus AS. Allah SWT justru mengampuni doa Nabi Yunus AS dan menyelamatkan penduduk Niniwe dari azab yang telah ditimpakan kepada mereka.

Kisah ini menunjukkan bahwa Allah SWT adalah Maha Pengasih dan Penyayang. Dia selalu mengampuni hamba-hamba-Nya yang bertobat. Allah SWT juga tidak pernah meninggalkan hamba-hamba-Nya yang dalam kesulitan. Oleh karena itu, kita harus selalu bertakwa dan taat kepada Allah SWT. Kita juga harus selalu sabar dan tidak mudah putus asa.

Jika kita selalu bertakwa dan taat kepada Allah SWT, maka Allah SWT akan selalu mengampuni dosa-dosa kita dan memberikan pertolongan kepada kita. Kita juga akan mendapatkan kasih sayang Allah SWT di dunia dan akhirat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume buku Dark Psychology: The Practical Uses and Best Defenses of Psychological Warfare in Everyday Life oleh James W. Williams.

Asmaul Husna Ar-Razzaq

Konsep Dzikir Dalam Alquran & Implikasinya Terhadap Kesehatan